Wednesday, November 17, 2021

Rahasia

Apa yang akan kau lakukan terhadap buku itu?

Menyerbu ratusan—ribuan kata. Lalu,

Menghajar ratusan—ribuan isi kepala; yang berisik dan memekakan.

Dengan dalih menenangkan, padahal hanya lari dan mengganti angan


Mungkin juga menyalakan musik

Sehingga membuat bertanya-tanya bagaimana bisa Dia/mereka dapat menghasilkan hal seindah itu.

Dan, menikmati keheranan tsb lebih dari musiknya.


Berisik sudah diam. 

Dan, diam pun menjadi suara.

Apakah suara(-suara) tersebut benar ada?


Dingin dari malam-malam itu hadir.

Tiap kata pun terbentuk menjadi kalimat-kalimat rahasia

Mengimbangi rasa dingin, dan tak boleh ada yang tahu


Rahasia itu ada untuk disimpan,

karena hanya aku yang tahu, yang mengerti.

Agar selalu juga mengucap terima kasih (tanpa suara)

Dan diri ini, ku peluk erat-erat..

Monday, May 25, 2020

Masih

Tercekat aku dalam pikir dan kata sendiri
Pada pikir yang masih tentang itu-itu saja
Pada kata yang tidak pernah berhasil tersusun,
apalagi tersampaikan tanpa jadi terkesan lucu

Pedih yang dibalas dengan tawa
Tapi tawa bisa tercipta dari hal paling menyedihkan
Siapa sebenarnya yang kau coba tipu,
Dirimu atau hanya sekedar orang lain

Jantung ini telah dirajam berkali-kali
Bijaksananya aku mulai bertanya pada diri
Mungkin ini bukan perkara siapa tapi apa
Atau ketidaktahuan, ketidakberanian --

Disatu sisi sore adalah waktu terbaik
Jangan sampai gelap, dan terik dapat membutakan
Dalam gelap aku sengaja kembali pada pikir
Tenggelam dan memberi waktu lebih lama; sampai akhirnya aku tersedak

Menyusun kata masih bukan menjadi keahlianku
Kadang aku menganggap puisi adalah sarana
Bagi mereka yang terlalu takut untuk bercerita secara gamblang
Namun diperuntukkan bagi mereka yang tidak takut jujur; merasa, tenggelam, tercekik

Dalam jiwa, kepala, dan tenggorokan.

Saturday, November 16, 2019

Ratusan

Berapa lapis?
ratusan

kalimat yang pernah lucu
haha
tidak juga
bahkan sekarang tidak lagi

karena benar ada berlapis-lapis
puluhan, ratusan....
entah berapa banyak modalnya
untuk menyembunyikan atau mengubur

dalam-dalam
atau
rapat-rapat?

semacam seharusnya tidak perlu ditemukan,
tapi tidak mau dibuat menghilang

sudahlah jangan dibahas
aku lagi sensi

Sunday, October 27, 2019

Kita Mendapat Ego Kita Masing-masing

Bukankah itu yang pernah kita harap?
Dalam malam saat tak bisa tidur
Dalam tegun sambil menatap sang lawan bicara
Dalam kesal akan hal yang tak kunjung usai

Ada yang pernah bilang Hati-hati dalam mengucap harap
Peringatan macam apa pula yang mengharuskan hal seperti itu?!

Ternyata kadang semesta memang baik
Semesta mampu mewujudkan
Semesta mampu memperbolehkan
Semesta mampu membiarkan

Lalu mampu juga Ia bertanya kembali,
Itu kan mau mu?
Seperti itu kan maksudmu?
Bukan kah itu rengek mu selama ini?

Bahkan

Bisa-bisanya Ia pun mengucapkan:
Selamat!