Monday, June 5, 2017

Gundah

Satu malam lain dimana saya gak bisa tidur.

Jujur mestinya saya belajar dan merangkum materi dari 8 ppt yang harus saya pelajari untuk besok ujian. Tapi kalau gak fokus, rasanya sia-sia.

Seperti tipikal hal yang saya lakukan ketika tidak bisa tidur; membuka blog, lalu malahan menulis disini, pasti karena saya sedang terdistraksi dan sedang merasakan hal-hal yang lumayan bikin gundah.

Sedikit curhat deh.

Saya rindu. Selain bisa rindu orang, saya sedang rindu sesuatu. Mungkin rindu keadaan, atau rindu bahagia. Tapi kalau bahagia terlalu klise, jadi saya pilih rindu akan suatu keadaan saja.

Aneh, saya rindu jadi normal.

Banyak hal yang sedang membebankan saya, bisa dibilang karna saya terlalu jauh. terlalu ini, terlalu itu. Jadinya saya terlalu pusing.
Sampai untuk menceritakan ke teman saja, malah jadi saya yang gak tega kalau teman saya mendengarnya akan ikut pusing. Ya, saya sedang di titik itu.
Jadi saya pilih diam, dan berhasil menceritakan hanya ke 3 teman saya. Dengan porsinya masing-masing tentunya. Cukup.

Sebenarnya ini hanya masalah sudut pandang, dan kondisi hati. Saya sedang dalam posisi yang disalahkan. Padahal, berdasarkan porsi saya, saya bisa dibilang tidak salah, ya bisa dibilang salah juga. Lagi, tergantung sudut pandang dan? kondisi hati.
Menurut saya, dengan mengenyampingkan segala keegoisan, ini bukan salah saya. Tapi kalau saya disalahkan, saya bisa paham dari sisi kondisi hati. Memang saya sasaran yang empuk untuk disalahkan, dan saya gak bisa berlaku apa-apa. Apalagi saya mengerti kondisi hati.
Karena kadang kondisi hati tidak stabil cenderung jadi memilih keputusan yang salah.

Saya rasanya ingin ini semua cepat lewat saja. Mungkin ini dimana hari-hari saya sedih, dan yakin akan ada hari-hari menyenangkan.

Walaupun sungguh. Suungguuuh, saya sudah lelah hati dan pikiran.

Intinya, saya memang bukan orang baik.
Atau mungkin belum bisa dibilang baik. Walaupun selalu berusaha agar niatnya baik.
Tapi kan, belum tentu apa yang saya lakukan dinilai baik.
-
Saya pikir semua orang seperti itu saat berusaha menjadi baik.

Tapi tolong dimengerti, saya tidak haus untuk dibilang atau dicap baik. Saya tidak mendambakan agar dipuji orang sebagai orang yang baik, saya sangat mengenyampingkan itu. Jadi, saya berasumsi mungkin itu sebabnya saya jadi keluar batas dari apa yang oranglain anggap baik. Saya perlu banyak belajar untuk mencapai hal yang baik. Saya masih muda, banyak triall and error. Ini untuk diri saya, bukan dengan menjerumusukan orang lain dengan cara-cara saya, tidak. Apalagi menghasut oranglain.

Dari sini saya sudah jadi mengerti beberapa hal yang sebelumnya saya tidak paham. Mungkin ini adalah pertanggungjawaban atas hal-hal atau keputusan yang telah saya buat dan yang sedang saya coba jalani tanpa menyalahkan siapapun. Andai saja oranglain juga seperti ini, tapi siapa yang tahu.

ah yasudahlah.

intinya sih begitu.

Sudah malam, besok saya ujian.
Sudahi saja.

No comments:

Post a Comment